MENYIMAK INSTAN
Kebanyakan
orang mempunyai kekurangan dalam pendekatan yang dapat berguna untuk
meningkatkan kekuatan otak adalah bahwa pendekatan-pendekatan tersebut
memfokuskan perhatian seluruhnya dalam membaca. Padahal kenyataannya yang
sesuai dengan statistic dan pemikiran menunjukkan bahwa kita akan mendapatkan
tiga kali lebih banyak informasi melalui meyimak ataupun mendengarkan baik itu
dalam pertemuan, pelajaran di kelas, percakapan, radio, televisi dan
sebagainya.
Apa yang
disadari oleh sejumlah orang adalah bahwa kegagalan menjadi seorang pendengar
yang baik akan menghalangi kita dalam mendengar dan menyimpan
informasi-informasi penting dan juga akan menjadi penghalang kesuksesan pribadi
dan profesi seseorang.
Mendengarkan
dengan baik adalah menjadi seorang pendengar yang baik pada saat orang lain
berbicara sehingga kita akan mendapatkan informasinya dengan baik. Mendengarkan
dengan baik termasuk seni yang sulit. Sulitnya akan kita rasa pada saat mencoba
mengulang secara akurat dan mendetail sesuai apa yang diucapkan oleh pembicara.
Dalam buku ini
menjelaskan bahwa para peneliti menemukan bagaimana cara untuk menjadi seorang
pendengar yang efektif, kita perlu melakukan berbagai hal yaitu:
a.
Mengatasi secara ketat kebiasaan mental yang
buruk yang menghalangi kita dalam menyimak
b.
Menyerap secara pribadi apa yang sedang
dikatakan orang lain
c.
Menunjukkan gagasan utama dengan tepat
d.
Tidak terlalu cepat bertindak atau terlalu cepat
untuk menarik kesimpulan
e.
Mengevaluasi keahlian pembicara
Membangkitkan Minat Pribadi
Apabila kita mendengarkan suatu informasi yang penting atau
menyaksikan video tentang suatu pokok bahasan yang menurut kita tidak baik atau
kita tidak merasa yakin terhadap subjek tersebut, kita akan merasa cepat bosan.
Walaupun kita tetap berusaha untuk menyerap informasi yang penting tersebut,
bahkan kit atidak dapat mengingat satu patah kata pun dan hanya memiliki
gambaran yang samar dari apa yang telah dibahas.
Di dalam semua kasus yang di alami oleh kebanyakan orang, apabila kita
masih dapat dengan jelas mengingat kata-kata pembicaraan, berarti kita
mempunyai kaitan pribadi atau minat terhadap apa yang diucapkan. Dalam
hubungannya dengan kekuatan otak, kunci untuk melipatgandakan kekuatan menyimak
adalah keterlibatan pribadi. Keterlibatan secara pribadi sudah ada pada waktu
kita mendengarkan seseorang berbicara dan menyerap informasinya.
Langkah-langkah berikut ini dijamin akan membantu untuk menemukan
kaitan pribadi yang penting terhadap subjek yang sedang dibicarakan:
a.
Singkirkan prasangka Anda bahwa pembahasan
tersebut membosankan
b.
Cari apa yang dapat menimbulkan dampak bagi
kehidupan Anda atau terbukti berniali bagi Anda; hal itu pasti ada, dan Anda
akan menemukannya
(Pengganda Kekuatan Otak No. 51)
Mendapatkan
Keterlibatan Mental
Berapa banyak yang Anda dengar
selama perkuliahan dalam satu hari yang dapat Anda ingat secara jelas dan aktif
setelah selesai mengikutinya atau setelah satu hari itu berakhir, atau pada
keesokan harinya? Apabila Anda seorang yang luar biasa, maka Anda mampu
mengingat sebagian besar hal-hal yang penting.
Kebanyakan orang tidak bisa
mengingat secara efektif tentang apa yang telah didengar oleh pembicara berkata
bahwa hal tersebut disebabkan oleh terlalu cepatnya orang berbicara dan orang
tersebut tidak dapat memperlambat ucapannya agar disetiap ucapannya dapat
diperhatikan.
Dalam buku ini dijelaskan tentang
riset ilmiah yang menyatakan bahwa hal yang sebaliknya, oleh kebanyakan orang
berbicara dengan kecepatan 150 kata per menit. Seorang pembicara yang cepat
dapat mencapat 200 kata per menit. Tetapi pada otak Anda mampu menafsirkan dan
memahami sekitar 500 kata per menit, hal ini berarti bahwa Anda mempunyai
banyak waktu untuk menyerap tiap-tiap kata atau bahkan waktu untuk memikirkan
dua macam pikiran di antara masing-masing kata.
Apabila kita tidak dapat mengingat
dengan baik apa yang kita dengar, sebab utamanya adalah karena kita tidak
memberikan perhatian penuh kepada apa yang kita dengar. Kegiatan membaca
memerlukan konsentrasi pada setiap kata dan sendirinya akan menimbulkan kesan
mendalam di dalam pikiran. Berbeda dengan kita menyimak, apabila kita menyimak
atau mendengarkan yang sama aktifnya dengan kita membaca, maka kita akan mampu
menyimpan jauh lebih banyak daripada apa yang kita dengar.
Gunakanlah salah satu teknik dari
keenam teknik di bawah ini untuk membuat otak Anda mendengarkan secara aktif
tentang apa yang sedang dibicarakan oleh seseorang. Apabila Anda menggunakan
salah satu dari teknik dibawah ini, maka Anda akan melipatgandakan kekuatan
otak Anda. Dan apabila Anda menggunakan keenam teknik tersebut Anda akan
menjadi penyimak yang “super”
·
“ Simak secara aktif; menyimak dengan pasif
memungkinkan apa yang Anda dengar masuk ke telinga kiri dan keluar dari telinga
kanan.”
·
“Bertanyalah kepada diri Anda sendiri apa yang
ingin disampaikan oleh si pembicara; hal ini akan membuat Anda tetap berpikir
tentang apa yang sedang Anda dengar.”
·
“Simak dengan perasaan; perasaan ini dapat
memberikan respon terhadap hal-hal penting yang terlewat oleh pikiran Anda.”
·
“Terus
tanyai diri Anda sekalipun Anda sudah mengerti apa yang sedang dikatakan;
apabila Anda kehilangan hal-hal pokok, Anda akan memahami lebih sedikit, dan
akan lebih sedikit lagi pada hal-hal berikutnya.”
·
“Simak sesuatu yang dapat Anda beri komentar;
interaksi pribadi akan membuat Anda lebih terlibat.”
·
“Abaikan gangguan (ditraction). Jika Anda membiarkan perhatian Anda terlarut pada
hal-hal sepele seperti penampilan pembicara, suara-suara lain yang terdengar, kursi
yang tidak nyaman, maka Anda akan kehilangan informasi penting.”
(Pengganda Kekuatan Otak No. 52)
MENYIMAK SATU DEMI
SATU
Sebagian besar di kehidupan kita,
informasi yang kita peroleh datang satu demi satu. Informasi itu muncul dalam
interaksi langsung antara kita dengan orang lain dari satu orang maupun lebih.
Kita pasti menghadapi situasi seperti itu. Sehingga kita akan tahu mana yang
termasuk pembicara baik mana yang termasuk pembicara buruk. Pembicara buruk
yang buruk adalah seseorang yang berbicara ke satu orang atau lebih yang
berbicaranya tidak teratur, suaranya bergumam, dan sangat kelihatan tidak
tenang. Pembicara buruk dapat dialami oleh setiap orang yang disebabkan karena
mereka mengalami kesulitan untuk mengekspresikan dirinya sendiri atau justru
sebaliknya, mereka berbicara terus menerus tetapi tidak beraturan tanpa suatu
pokok permasalahan di dalamnya.
Pembicara yang mempunyai masalah ada dua
macam yaitu mereka yang berbicara terlalu sedikit (“orang yang ogah-ogahan”)
dan mereka yang berbicara terlalu banyak (“pembicara tak berujung pangkal”).
·
Pembicara yang ogah-ogahan, karena alasan apa
pun, enggan berbicara atau menjawab lebih dari beberapa kata saja, dan
kata-katanya diucapkan dengan sangat sulit
·
Pembicara yang tidak berujung pangkal
terus-menerus berbicara, kadang-kadang pembicaraannya menghibur, tanpa
mengucapkan substansi apa pun.
Beberapa orang yang sedikit sekali untuk
berbicara karena merasa takur untuk berkata-kata terlalu banyak; orang yang
seperti ini menguasai subjeknya dengan begitu baik dan yakin bahwa orang lain
juga mengetahuinya sehingga tidak ingin membaut pendengaranya bosan dengan apa
yang diucapkannya. Yang lain berbicara dengan ogah-ogahan karena merasa tidak
yakin bahwa apa yang mereka katakan itu bernilai atau akan dihargai. Yang lain
lagi hanya memiliki sedikit ketrampilan verbal dan latar belakang yang minim
untuk berbicara dengan baik.
Untuk mengatasi adanya orang yang enggan
berbicara dengan kata lain adalah orang yang paling pendiam dan pemalu
diperlukan “Pemecahan Keheningan”. Terdapat lima Pemecahan Keheningan adalah:
1.
Keluarkan kata pujian, kemudian ajukan
pertanyaan
Orang yang paling pemalu sekalipun
akan merasa tersanjung apabila ada seseorang yang memujinya. Biarkan
orang-orang yang enggan berbicara ini tahu bahwa upaya mereka untuk berbicara
dihargai. Dan susun pertanyaan sedemikian rupa sehingga mengimplikasikan bahwa
orang yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luar biasa saja yang mampu
menjawabnya.
2.
Ajukan pertanyaan yang terarah
Orang yang tidak banyak berbicara,
yaitu tipe “ya” dan tidak”, akan merasa nyaman dengan sesedikit mungkin
kata-kata yang diucapkannya. Ajukan pertanyaan yang sangat terarah yang
mengundang jawaban ‘ya’ atau ‘ tidak’ atau jawaban singkat yang berisi
informasi yang tidak lebih dari satu atau dua kalimat.
3.
Buat komentar yang memancing respons
Untuk mengumpani seseorang yang
enggan berbicara, lemparkan pernyataan-pernyataan verbal yang bersifat
menantang apa yang telah dibicarakan sebelumnya sehingga si pembicara akan
mampu untuk bertahan dan merespons.
4.
Begitu mereka mulai berbicara, jangan memotong
Pada saat Anda berhasil membuat
orang yang enggan berbicara mulai berkata-kata, jaga agar mulut Anda tertutup.
Memotong perkataan dengan mengeluarkan komentar hanya akan memberikan alasan
bagi orang tersebut untuk berhenti berbicara, padahal untuk memulainya saja
sudah sulit.
5.
Berikan umpan balik visual yang positif
Gunakan bahasa tubuh untuk
memberikan umpan balik yang positif melalui tanda-tanda yang dapat dilihat
(visual) misalnya anggukan kepala, tersenyum yang berarti menandakan
menyetujui.
(Pengganda Kekuatan Otak No. 53)
Mengarahkan Orang yang Suka Melantur untuk Langsung Menuju ke Pokok
Permasalahan
Dalam buku ini dijelaskan
bagaimana cara mengarahkan orang yang suka melantur pada saat berbicara untuk langsung
menuju ke pokok permasalahan agar informasi yang diucapkan bisa terdengar
dengan jelas, Konsultan penampilan, K. Thomas Finley, telah mengembangkan empat
strategi yang sangat efektif untuk memulihkan kekuatan otak dengan cara
mematikan kata-kata yang tidak berguna yang diucapkan oleh pembicara dan
mengarahkannya langsung ke pokok permasalahan:
a.
Tanyakan apa pokok permasalahannya
b.
Tanyakan apa kesimpulannya
c.
Tebak ke mana arahnya dan tanyakan apakah Anda
benar
d.
Mintalah anggota kelompok yang lain untuk memberi
komentar tentang hal ini.
(Pengganda Kekuatan Otak No. 54)
MENYIMAK APA YANG
TERSIRAT
Sekarang ini pendengar harus mendengarkan
bukan hanya kata-kata yang diucapkan. Mereka harus menyimak “apa yang tersirat”
karena seringkali orang memanipulasi apa yang mereka katakana supaya bisa
memanipulasi Anda dengan bermacam-macam cara. Komunikasi yang bersifat
persuasif membuat mereka mendefiniskan sebagai proses yang digunakan orang
untuk mencoba mempengaruhi keyakinan dan tindakan orang lain.
Orang yang cenderung menyesatkan orang
lain seperti menggunakan komunikasi yang bersifat persuasif ini dikarenakan
salah satu dari tiga alasan di bawah ini. Mereka mungkin:
·
Secara tidak sadar (dan secara sadar) menyimpan
prasangka, sehingga mereka mengubah apa
yang mereka pahami dengan apa yang mereka sajikan
·
Mempunyai agenda-agenda tersembunyi dan
membengkokkan apa yang mereka katakana untuk mencapai tujuan mereka sendiri
·
Mempunyai pengertian yang berbeda tentang
kata-kata dan istilah-istilah penting sehingga, walaupun mereka bermaksud
menyampaikan secara jelas, tetapi secara serius telah menyesatkan pendengarnya.
Melihat Agenda
Tersembunyi
Hampir semua orang mempunyai semacam agenda tersembunyi ketika mereka
berbicara di depan orang banyak. Ini adalah fakta dari sifat manusia. Mungkin
dari hampir semua orang melakukan hal tersebut karena menghindari agar mereka
ingat apa yang akan diucapkan kepada orang lain. Kadangkala agenda-agenda
tersembunyi tersebut bisa bersifat lunak atau tidak berbahaya. Namun seringkali
agenda-agenda semacam ini disusun justru untuk menyesatkan kita sehingga orang
lain dapat memanfaatkan kita.
Kebanyakn orang yang mempunyai agenda-agenda tersembunyi memiliki sesuatu
untuk dicapai, sehingga kita dapat menggunakan tes lima bagian yang sangat penting
dan sangat mudah bagi kita untuk menyaring pembicara-pembicara dengan motif
tersembunyi:
· Memperoleh keuntungan secara finansial
dari apa yang akan dikatakannya?
· Memperoleh status?
· Mendapatkan pengikut dan publisitas?
· Mendapatkan sesuatu di masa yang akan
datang?
· Bekerja di luar kemarahan atau rasa
frustasinya sendiri?
(Pengganda
Kekuatan Otak No. 55)
Menemukan Apa yang Disembunyikan oleh Pembicara
Secara umum, pembicara berusaha untuk menyembunyikan informasi supaya kita
sebagai para pendengar tidak mengetahuinya, secara tidak disadari mereka
mengungkapkannya dengan menggunakan kata-kata sandi tertentu. Kata-kata sandi
adalah pembuka rahasia yang mengatakan bahwa ada kekeliruan-kekeliruan serius
pada apa yag sedang diucapkan dan ada sesuatu yang disembunyikan dari kita yang
sebagai pendengar. Sehingga diperlukan untuk memperkuat menyimak dan curigai
informasi tersembunyi jika Anda mendengar:
· Kata-kata yang menyiratkan sesuatu yang
sangat pasti
Berhatilah-hatilah jika Anda mendengar frasa seperti: “Mungkin Anda sudah
tahu ....,” “Umumnya ......,” “Tentu saja......,” “Semua orang....,” “Tak
diragukan lagi......,” “Satu hal yang harus Anda percaya adalah....”.
Frasa-frasa semacam ini adalah petunjuk yang pasti bahwa apa yang mengikuti
dibelakangnya hampir pasti tidak sama antara yang tertulis dengan yang
diucapkan oleh si pembicara
· Kata-kata yang memperkecil hal-hal yang
dibelakang
Berhati-hatilah terhadap frasa-frasa yang dengan sengaja disusun untuk
memperkecil bagian-bagian di belakang frasa-frasa tersebut. Sebagai contoh,
“Kebetulan...,” “Barangkali saya harus...,” “Terus terang...,” “Dalam hal
ini...,” “Karena kita sedang membicarakan...” Apabila Anda mendengarkan
kata-kata tersebut maka waspadalah karena informasi yang secara diucapkan
secara serius mengkompromikan apa yang diucapkan oleh si pembicara segera akan
keluar.
· Kata-kata yang maksudnya memberitahu Anda
bahwa orang lain tidak dapat diajak kompromi
Petunjuk kata-kata yang dimaksud antara lain “Saya tidak dapat karena...,”
“Sayangnya...,” “Saya terikat...,” “Kebijakan perusahaan mengatakan...”
Kata-kata seperti ini atau yang sejenisnya adalah kata-kata yang perlu
diwaspadai karena mereka memberikan tanda kepada Anda bahwa orang lain dapat
melakukan secara persis apa yang Anda inginkan, tetapi ia berharap bisa
mencegah Anda memaksanya.
(Pengganda
Kekuatan Otak No. 56)
Menggunakan Kebenaran Tersembunyi dengan Bahasa
Tubuh
Menggunakan kebenaran tersembunyi artinya adalah suatu kebohongan. Pada
waktu berbohong atau sedang mempertahankan dirinya atau sedang emosi dengan apa
yang diucapkannya, bahasa tubuh yang akan menunjukkan semua itu, seperti yang
dijelaskan oleh pendapat psikologi Lawrence Sloman, Phd yang dijelaskan di
dalam buku ini.
Dengan melihat bahasa tubuh seseorang yang sedang berbicara kita dapat
menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang lebih disembunyikan di dalam kata-katanya
daripada yang masuk ke telinga orang lain. Perhatikan baik-baik “apa yang
tersirat” jika mendadak orang
· Mengalihkan pandangan dari orang yang
diajak berbicara
· Mengubah posisi
· Menyilangkan tangan
(Pengganda
Kekuatan Otak No. 57)
Selanjutnya yang terakhir adalah Bagian ke 5 yaitu tentang Melipatgandakan Kekuatan Berpikir














BAB IV. SANGAT BERMAMFAAT TRIMA KAASIH YAA
ReplyDelete