Thursday, September 15, 2016

Bagian 4 (Melipatgandakan Kekuatan Menyimak)

MENYIMAK INSTAN
Kebanyakan orang mempunyai kekurangan dalam pendekatan yang dapat berguna untuk meningkatkan kekuatan otak adalah bahwa pendekatan-pendekatan tersebut memfokuskan perhatian seluruhnya dalam membaca. Padahal kenyataannya yang sesuai dengan statistic dan pemikiran menunjukkan bahwa kita akan mendapatkan tiga kali lebih banyak informasi melalui meyimak ataupun mendengarkan baik itu dalam pertemuan, pelajaran di kelas, percakapan, radio, televisi dan sebagainya.
Apa yang disadari oleh sejumlah orang adalah bahwa kegagalan menjadi seorang pendengar yang baik akan menghalangi kita dalam mendengar dan menyimpan informasi-informasi penting dan juga akan menjadi penghalang kesuksesan pribadi dan profesi seseorang.
Mendengarkan dengan baik adalah menjadi seorang pendengar yang baik pada saat orang lain berbicara sehingga kita akan mendapatkan informasinya dengan baik. Mendengarkan dengan baik termasuk seni yang sulit. Sulitnya akan kita rasa pada saat mencoba mengulang secara akurat dan mendetail sesuai apa yang diucapkan oleh pembicara.
Dalam buku ini menjelaskan bahwa para peneliti menemukan bagaimana cara untuk menjadi seorang pendengar yang efektif, kita perlu melakukan berbagai hal yaitu:
a.    Mengatasi secara ketat kebiasaan mental yang buruk yang menghalangi kita dalam menyimak
b.    Menyerap secara pribadi apa yang sedang dikatakan orang lain
c.     Menunjukkan gagasan utama dengan tepat
d.    Tidak terlalu cepat bertindak atau terlalu cepat untuk menarik kesimpulan
e.    Mengevaluasi keahlian pembicara
f.     Menentukan bobot kata-kata yang diucapkan oleh pembicara
Membangkitkan Minat Pribadi
Apabila kita mendengarkan suatu informasi yang penting atau menyaksikan video tentang suatu pokok bahasan yang menurut kita tidak baik atau kita tidak merasa yakin terhadap subjek tersebut, kita akan merasa cepat bosan. Walaupun kita tetap berusaha untuk menyerap informasi yang penting tersebut, bahkan kit atidak dapat mengingat satu patah kata pun dan hanya memiliki gambaran yang samar dari apa yang telah dibahas.
Di dalam semua kasus yang di alami oleh kebanyakan orang, apabila kita masih dapat dengan jelas mengingat kata-kata pembicaraan, berarti kita mempunyai kaitan pribadi atau minat terhadap apa yang diucapkan. Dalam hubungannya dengan kekuatan otak, kunci untuk melipatgandakan kekuatan menyimak adalah keterlibatan pribadi. Keterlibatan secara pribadi sudah ada pada waktu kita mendengarkan seseorang berbicara dan menyerap informasinya.
Langkah-langkah berikut ini dijamin akan membantu untuk menemukan kaitan pribadi yang penting terhadap subjek yang sedang dibicarakan:
a.    Singkirkan prasangka Anda bahwa pembahasan tersebut membosankan
b.    Cari apa yang dapat menimbulkan dampak bagi kehidupan Anda atau terbukti berniali bagi Anda; hal itu pasti ada, dan Anda akan menemukannya
(Pengganda Kekuatan Otak No. 51)



Mendapatkan Keterlibatan Mental

Berapa banyak yang Anda dengar selama perkuliahan dalam satu hari yang dapat Anda ingat secara jelas dan aktif setelah selesai mengikutinya atau setelah satu hari itu berakhir, atau pada keesokan harinya? Apabila Anda seorang yang luar biasa, maka Anda mampu mengingat sebagian besar hal-hal yang penting.
Kebanyakan orang tidak bisa mengingat secara efektif tentang apa yang telah didengar oleh pembicara berkata bahwa hal tersebut disebabkan oleh terlalu cepatnya orang berbicara dan orang tersebut tidak dapat memperlambat ucapannya agar disetiap ucapannya dapat diperhatikan.
Dalam buku ini dijelaskan tentang riset ilmiah yang menyatakan bahwa hal yang sebaliknya, oleh kebanyakan orang berbicara dengan kecepatan 150 kata per menit. Seorang pembicara yang cepat dapat mencapat 200 kata per menit. Tetapi pada otak Anda mampu menafsirkan dan memahami sekitar 500 kata per menit, hal ini berarti bahwa Anda mempunyai banyak waktu untuk menyerap tiap-tiap kata atau bahkan waktu untuk memikirkan dua macam pikiran di antara masing-masing kata.
Apabila kita tidak dapat mengingat dengan baik apa yang kita dengar, sebab utamanya adalah karena kita tidak memberikan perhatian penuh kepada apa yang kita dengar. Kegiatan membaca memerlukan konsentrasi pada setiap kata dan sendirinya akan menimbulkan kesan mendalam di dalam pikiran. Berbeda dengan kita menyimak, apabila kita menyimak atau mendengarkan yang sama aktifnya dengan kita membaca, maka kita akan mampu menyimpan jauh lebih banyak daripada apa yang kita dengar.
Gunakanlah salah satu teknik dari keenam teknik di bawah ini untuk membuat otak Anda mendengarkan secara aktif tentang apa yang sedang dibicarakan oleh seseorang. Apabila Anda menggunakan salah satu dari teknik dibawah ini, maka Anda akan melipatgandakan kekuatan otak Anda. Dan apabila Anda menggunakan keenam teknik tersebut Anda akan menjadi penyimak yang “super”
·         “ Simak secara aktif; menyimak dengan pasif memungkinkan apa yang Anda dengar masuk ke telinga kiri dan keluar dari telinga kanan.”
·         “Bertanyalah kepada diri Anda sendiri apa yang ingin disampaikan oleh si pembicara; hal ini akan membuat Anda tetap berpikir tentang apa yang sedang Anda dengar.”
·         “Simak dengan perasaan; perasaan ini dapat memberikan respon terhadap hal-hal penting yang terlewat oleh pikiran Anda.”
·         Terus tanyai diri Anda sekalipun Anda sudah mengerti apa yang sedang dikatakan; apabila Anda kehilangan hal-hal pokok, Anda akan memahami lebih sedikit, dan akan lebih sedikit lagi pada hal-hal berikutnya.”
·         “Simak sesuatu yang dapat Anda beri komentar; interaksi pribadi akan membuat Anda lebih terlibat.”
·         “Abaikan gangguan (ditraction). Jika Anda membiarkan perhatian Anda terlarut pada hal-hal sepele seperti penampilan pembicara, suara-suara lain yang terdengar, kursi yang tidak nyaman, maka Anda akan kehilangan informasi penting.”
(Pengganda Kekuatan Otak No. 52)




MENYIMAK SATU DEMI SATU

Sebagian besar di kehidupan kita, informasi yang kita peroleh datang satu demi satu. Informasi itu muncul dalam interaksi langsung antara kita dengan orang lain dari satu orang maupun lebih. Kita pasti menghadapi situasi seperti itu. Sehingga kita akan tahu mana yang termasuk pembicara baik mana yang termasuk pembicara buruk. Pembicara buruk yang buruk adalah seseorang yang berbicara ke satu orang atau lebih yang berbicaranya tidak teratur, suaranya bergumam, dan sangat kelihatan tidak tenang. Pembicara buruk dapat dialami oleh setiap orang yang disebabkan karena mereka mengalami kesulitan untuk mengekspresikan dirinya sendiri atau justru sebaliknya, mereka berbicara terus menerus tetapi tidak beraturan tanpa suatu pokok permasalahan di dalamnya.
Pembicara yang mempunyai masalah ada dua macam yaitu mereka yang berbicara terlalu sedikit (“orang yang ogah-ogahan”) dan mereka yang berbicara terlalu banyak (“pembicara tak berujung pangkal”).
·      Pembicara yang ogah-ogahan, karena alasan apa pun, enggan berbicara atau menjawab lebih dari beberapa kata saja, dan kata-katanya diucapkan dengan sangat sulit
·      Pembicara yang tidak berujung pangkal terus-menerus berbicara, kadang-kadang pembicaraannya menghibur, tanpa mengucapkan substansi apa pun.

Beberapa orang yang sedikit sekali untuk berbicara karena merasa takur untuk berkata-kata terlalu banyak; orang yang seperti ini menguasai subjeknya dengan begitu baik dan yakin bahwa orang lain juga mengetahuinya sehingga tidak ingin membaut pendengaranya bosan dengan apa yang diucapkannya. Yang lain berbicara dengan ogah-ogahan karena merasa tidak yakin bahwa apa yang mereka katakan itu bernilai atau akan dihargai. Yang lain lagi hanya memiliki sedikit ketrampilan verbal dan latar belakang yang minim untuk berbicara dengan baik.
Untuk mengatasi adanya orang yang enggan berbicara dengan kata lain adalah orang yang paling pendiam dan pemalu diperlukan “Pemecahan Keheningan”. Terdapat lima Pemecahan Keheningan adalah:
1.    Keluarkan kata pujian, kemudian ajukan pertanyaan
Orang yang paling pemalu sekalipun akan merasa tersanjung apabila ada seseorang yang memujinya. Biarkan orang-orang yang enggan berbicara ini tahu bahwa upaya mereka untuk berbicara dihargai. Dan susun pertanyaan sedemikian rupa sehingga mengimplikasikan bahwa orang yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luar biasa saja yang mampu menjawabnya.
2.    Ajukan pertanyaan yang terarah
Orang yang tidak banyak berbicara, yaitu tipe “ya” dan tidak”, akan merasa nyaman dengan sesedikit mungkin kata-kata yang diucapkannya. Ajukan pertanyaan yang sangat terarah yang mengundang jawaban ‘ya’ atau ‘ tidak’ atau jawaban singkat yang berisi informasi yang tidak lebih dari satu atau dua kalimat.
3.    Buat komentar yang memancing respons
Untuk mengumpani seseorang yang enggan berbicara, lemparkan pernyataan-pernyataan verbal yang bersifat menantang apa yang telah dibicarakan sebelumnya sehingga si pembicara akan mampu untuk bertahan dan merespons.
4.    Begitu mereka mulai berbicara, jangan memotong
Pada saat Anda berhasil membuat orang yang enggan berbicara mulai berkata-kata, jaga agar mulut Anda tertutup. Memotong perkataan dengan mengeluarkan komentar hanya akan memberikan alasan bagi orang tersebut untuk berhenti berbicara, padahal untuk memulainya saja sudah sulit.
5.    Berikan umpan balik visual yang positif
Gunakan bahasa tubuh untuk memberikan umpan balik yang positif melalui tanda-tanda yang dapat dilihat (visual) misalnya anggukan kepala, tersenyum yang berarti menandakan menyetujui.
(Pengganda Kekuatan Otak No. 53)


Mengarahkan Orang yang Suka Melantur untuk Langsung Menuju ke Pokok Permasalahan

Dalam buku ini dijelaskan bagaimana cara mengarahkan orang yang suka melantur pada saat berbicara untuk langsung menuju ke pokok permasalahan agar informasi yang diucapkan bisa terdengar dengan jelas, Konsultan penampilan, K. Thomas Finley, telah mengembangkan empat strategi yang sangat efektif untuk memulihkan kekuatan otak dengan cara mematikan kata-kata yang tidak berguna yang diucapkan oleh pembicara dan mengarahkannya langsung ke pokok permasalahan:
a.    Tanyakan apa pokok permasalahannya
b.    Tanyakan apa kesimpulannya
c.     Tebak ke mana arahnya dan tanyakan apakah Anda benar
d.    Mintalah anggota kelompok yang lain untuk memberi komentar tentang hal ini.
(Pengganda Kekuatan Otak No. 54)



MENYIMAK APA YANG TERSIRAT

Sekarang ini pendengar harus mendengarkan bukan hanya kata-kata yang diucapkan. Mereka harus menyimak “apa yang tersirat” karena seringkali orang memanipulasi apa yang mereka katakana supaya bisa memanipulasi Anda dengan bermacam-macam cara. Komunikasi yang bersifat persuasif membuat mereka mendefiniskan sebagai proses yang digunakan orang untuk mencoba mempengaruhi keyakinan dan tindakan orang lain.
Orang yang cenderung menyesatkan orang lain seperti menggunakan komunikasi yang bersifat persuasif ini dikarenakan salah satu dari tiga alasan di bawah ini. Mereka mungkin:
·      Secara tidak sadar (dan secara sadar) menyimpan prasangka, sehingga  mereka mengubah apa yang mereka pahami dengan apa yang mereka sajikan
·      Mempunyai agenda-agenda tersembunyi dan membengkokkan apa yang mereka katakana untuk mencapai tujuan mereka sendiri
·      Mempunyai pengertian yang berbeda tentang kata-kata dan istilah-istilah penting sehingga, walaupun mereka bermaksud menyampaikan secara jelas, tetapi secara serius telah menyesatkan pendengarnya.

Melihat Agenda Tersembunyi

Hampir semua orang mempunyai semacam agenda tersembunyi ketika mereka berbicara di depan orang banyak. Ini adalah fakta dari sifat manusia. Mungkin dari hampir semua orang melakukan hal tersebut karena menghindari agar mereka ingat apa yang akan diucapkan kepada orang lain. Kadangkala agenda-agenda tersembunyi tersebut bisa bersifat lunak atau tidak berbahaya. Namun seringkali agenda-agenda semacam ini disusun justru untuk menyesatkan kita sehingga orang lain dapat memanfaatkan kita.
Kebanyakn orang yang mempunyai agenda-agenda tersembunyi memiliki sesuatu untuk dicapai, sehingga kita dapat menggunakan tes lima bagian yang sangat penting dan sangat mudah bagi kita untuk menyaring pembicara-pembicara dengan motif tersembunyi:
·      Memperoleh keuntungan secara finansial dari apa yang akan dikatakannya?
·      Memperoleh status?
·      Mendapatkan pengikut dan publisitas?
·      Mendapatkan sesuatu di masa yang akan datang?
·      Bekerja di luar kemarahan atau rasa frustasinya sendiri?
(Pengganda Kekuatan Otak No. 55)



Menemukan Apa yang Disembunyikan oleh Pembicara

Secara umum, pembicara berusaha untuk menyembunyikan informasi supaya kita sebagai para pendengar tidak mengetahuinya, secara tidak disadari mereka mengungkapkannya dengan menggunakan kata-kata sandi tertentu. Kata-kata sandi adalah pembuka rahasia yang mengatakan bahwa ada kekeliruan-kekeliruan serius pada apa yag sedang diucapkan dan ada sesuatu yang disembunyikan dari kita yang sebagai pendengar. Sehingga diperlukan untuk memperkuat menyimak dan curigai informasi tersembunyi jika Anda mendengar:
·      Kata-kata yang menyiratkan sesuatu yang sangat pasti
Berhatilah-hatilah jika Anda mendengar frasa seperti: “Mungkin Anda sudah tahu ....,” “Umumnya ......,” “Tentu saja......,” “Semua orang....,” “Tak diragukan lagi......,” “Satu hal yang harus Anda percaya adalah....”. Frasa-frasa semacam ini adalah petunjuk yang pasti bahwa apa yang mengikuti dibelakangnya hampir pasti tidak sama antara yang tertulis dengan yang diucapkan oleh si pembicara
·      Kata-kata yang memperkecil hal-hal yang dibelakang
Berhati-hatilah terhadap frasa-frasa yang dengan sengaja disusun untuk memperkecil bagian-bagian di belakang frasa-frasa tersebut. Sebagai contoh, “Kebetulan...,” “Barangkali saya harus...,” “Terus terang...,” “Dalam hal ini...,” “Karena kita sedang membicarakan...” Apabila Anda mendengarkan kata-kata tersebut maka waspadalah karena informasi yang secara diucapkan secara serius mengkompromikan apa yang diucapkan oleh si pembicara segera akan keluar.
·      Kata-kata yang maksudnya memberitahu Anda bahwa orang lain tidak dapat diajak kompromi
Petunjuk kata-kata yang dimaksud antara lain “Saya tidak dapat karena...,” “Sayangnya...,” “Saya terikat...,” “Kebijakan perusahaan mengatakan...” Kata-kata seperti ini atau yang sejenisnya adalah kata-kata yang perlu diwaspadai karena mereka memberikan tanda kepada Anda bahwa orang lain dapat melakukan secara persis apa yang Anda inginkan, tetapi ia berharap bisa mencegah Anda memaksanya.
(Pengganda Kekuatan Otak No. 56)



Menggunakan Kebenaran Tersembunyi dengan Bahasa Tubuh

Menggunakan kebenaran tersembunyi artinya adalah suatu kebohongan. Pada waktu berbohong atau sedang mempertahankan dirinya atau sedang emosi dengan apa yang diucapkannya, bahasa tubuh yang akan menunjukkan semua itu, seperti yang dijelaskan oleh pendapat psikologi Lawrence Sloman, Phd yang dijelaskan di dalam buku ini.
Dengan melihat bahasa tubuh seseorang yang sedang berbicara kita dapat menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang lebih disembunyikan di dalam kata-katanya daripada yang masuk ke telinga orang lain. Perhatikan baik-baik “apa yang tersirat” jika mendadak orang
·      Mengalihkan pandangan dari orang yang diajak berbicara
·      Mengubah posisi
·      Menyilangkan tangan
(Pengganda Kekuatan Otak No. 57)


Selanjutnya yang terakhir adalah Bagian ke 5 yaitu tentang Melipatgandakan Kekuatan Berpikir



1 comment:

Terima Kasih sudah berkunjung di blog saya. Silahkan berkomentar dengan sopan. Dan semoga bermanfaat