Saya akan
menceritakan isi buku yang saya baca dari penulis Nur Cholish Huda yang
diterbitkan pada tahun 2007. Buku ini sangat menarik perhatian saya untuk
membacanya. Buku ini tentang mulai persiapan menuju ke jenjang pernikahan hingga
menjadi suami istri yang sah dengan tujuan untuk membangun keluarga yang
sakinah, mawaddah wa rohmah.
1. Persiapan Membangun Keluarga Sakinah
Hidup itu
mengandung banyak misteri sehingga banyak rahasia-rahasia yang tidak sepenuhnya
dikuasai oleh manusia. Tetapi percayalah dan yakinlah bahwa dengan menikah
rizki akan bertambah. Allah SWT akan melapangkan rizki setelah kita menikah
nantinya. Yang pada awalnya hidup sendiri dengan sumber ekonomi yang pas-pasan,
maka setelah menikah akan dilapangkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan rumah
tangga. Dibuktikan pada surat An. Nur (24):32 yang artinya “Jika mereka (sebelum menikah dalam keadaan)
miskin, maka Allah akan menambah kemampuan (pemberian Nya) lagi Maha
Mengetahui)”.
Banyak bukti
dari pengalaman berjuta-juta orang yang sebelum menikah tidak mempunyai
tabungan untuk membeli rumah, untuk sehari-hari pun kadang merasa susah. Tetapi
setelah menikah, sedikit demi sedikit bisa menabung untuk membeli rumah. Yang
diperlukan adalah keyakinan dan tekad yang besar bahwa kita bisa melangkah
dalam menghadapi hidup, apabila kita ragu-ragu maka tidak akan pernah dapat
mencapai apa yang diinginkan yaitu mencapai keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Sebelum
pernikahan, harus ada seleksi jodoh yang harus dilakukan. Dalam Islam calon
suami atau calon istri dianjurkan saling mengenal terlebih dahulu. Pada umumnya
seorang pria tertarik pada wanita yang akan dijadikan istri atau wanita tertarik
pada pria yang akan dijadikan suami karena empat hal yakni tertarik karena
hartanya, tertarik karena keturunan orang terpandang, tertarik karena rupanya,
dan tertarik karena agama dan akhlaknya. Namun Rasulullah memberi nasihat agar factor
agama dan akhlak menjadi pertimbangan yang paling utama. Karena dengan
pertimbangan agama dan akhlak akan membawa keuntungan jangka panjang dalam
berkeluarga.
Tetapi
bagaimana kalau calon istri atau calon suami yang kita pilih tersebut taat
dalam beragama dan berakhlak baik sungguh-sungguh atau berpura-pura?. Apabila
muncul perasaan demikian, maka dianjurkan untuk sholat istikhara’. Yang dimaksud
dengan sholat istikhara’ yaitu sholat yang kita lakukan untuk meminta
pertolongan kepada Allah agar memilihkan untuk kita pilihan yang cocok dan yang
terbaik sehingga nantinya akan muncul kemantapan hati untuk meneruskan atau
menggagalkan.
Setelah
memilih jodoh dan meneruskan untuk ke jenjang pernikahan akan ada peristiwa
akad nikah dengan ucapan ijab qobul yang nampak sederhana tetapi sesungguhnya
peristiwa tersebut adalah peristiwa yang dahsyat, peristiwa yang penting.
Karena dengan adanya ucapan ijab qobul yang semula haram menjadi halal, yang
semula maksiat akan menjadi ibadah, yang semula dosa menjadi pahala. Dengan
begitu seorang istri yang semula menjadi tanggung jawab orang tuanya akan
berubah menjadi tanggung jawab suami, sehingga suami harus memperlakukan istri
yang terhormat dan mulia. Begitupun sebaliknya, seorang istri harus patuh
kepada suami selama suaminya berada dalam jalan yang benar yang sesuai dengan
Al-Qur’an dan Hadist.
2. Anak Tangga Menuju Keluarga Sakinah
Demikian kurang lebih isi dari buku yang saya baca tentang bagaimana cara bersikap pada saat menuju pernikahaan hingga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah.
Semoga bermanfaat untuk kalian semuaaa :)
Buku selanjutnya yang akan saya post adalah tentang Double Your Brain Power. Buku tersebut berisi tentang bagaimana meningktakan daya ingat dengan menggunakan seluruh otak.
2. Anak Tangga Menuju Keluarga Sakinah
Untuk menuju
keluarga yang sakinah di butuhkan beberapa hal yakni senyum, kejutan dan humor,
saling memberi, menerima kenyataan dengan ikhlas, menjadi pemeluk agama yang
patuh, tetap berbakti kepada orang tua, berperilaku baik dengan tetangga, dan
menjadikan uang sebagai bahan bakar kehidupan.
Dengan senyum yang tulus kepada istri atau
suami akan menjadikan istri atau suami tersebut merasa senang, dan dengan
senyum akan membuat kita merasakan hati yang tentram. Ya, begitulah kekuatan
senyum yang luar biasa. Resep sederhana yang dapat membuat orang tetap
bersyukur meskipun ada beban berat yang menghimpit hati. Karena dengan senyum,
akan membangun keluarga yang tentram bahagia.
Selain dengan
senyum, kejutan dan humor pun
dibutuhkan dalam sebuah keluarga. Membuat kejutan kecil yang dapat menunjukkan
kasih sayang kita kepada pasangan. Kejutan dapat membuat pasangan menjadi
bahagia disamping ada kerutinan yang membuat hidup hambar. Begitu pun humor,
humor sangat penting dalam kehidupan karena dengan humor akan membuat sesuatu
yang tegang akan menjadi lebih santai.
Hal lain yang
dibutuhkan untuk menjadikan keluarga yang sakinah adalah saling memberi. Cinta dan kasih sayang itu harus saling berbagi
dengan pasangan kita, harus saling memberi bukan menuntut karena memberi kasih
sayang dan mencintai menjadi ajaran pokok dalam Islam. Sesuai dengan pernyataan
Nabi Muhammad yang artinya “Belum beriman
diantara kalian sebelum mencintai orang lain seperti dirinya sendiri”.
Cinta dan kasih sayang dapat ditunjukkan dalam berbagai hal salah satunya
adalah memberikan bentuk perhatian terhadap pasangan kita misalnya bersedia
mendengar, dan menjadi tempat curahan hati.
Belajar menerima kenyataan dengan ikhlas
adalah hal berikutnya yang saya jelaskan untuk menjadi keluarga yang sakinah.
Menerima kenyataan adalah sikap mental yang harus dimiliki oleh sebuah
keluarga. Menerima kenyataan keadaan yang diberikan oleh Allah SWT tidak bisa
diubah lagi, meskipun keadaan itu sangatlah sulit. Tetapi tetap percayalah,
bahwa Allah memberikan cobaan kepada umatNya tidak melebihi kemampuan umatNya,
dan yakin bahwa dibalik kesulitan terdapat keberhasilan.
Selanjutnya
yakni menjadi pemeluk agama yang patuh.
Tanda-tanda rumah tangga yang hidup sebagai pemeluk agama yang patuh yang
pertama yaitu tidak ada dusta antara suami dan istri. Dalam suami dan
istri harus saling jujur,tidak ada kebohongan satu sama lain. Yang kedua adalah
indikator yang paling penting untuk menjadi pemeluk agama yang patuh, taat
beribadah. Ya, dengan taat beribadah sama dengan menjalin hubungan dengan
Allah SWT dalam keadaan susah maupun senang. Yang terakhir yaitu menikmati
hidup bahagia yang telah diberikan Allah SWT. Menikmati hidup bahagia
melalui penghayatan terhadap tiga kata dzikir yang sering diucapkan yaitu Subhanallah,
Alhamdulillah, dan Allahu Akbar.
Selanjutnya
untuk menuju keluarga sakinah adalah tetap
berbakti kepada orang tua. Berbakti kepada orang tua yaitu dengan
melaksanakan kewajiban anak terhadap orang tua, berbakti sewaktu mereka masih
hidup, dan berbakti sewaktu mereka setelah meninggal.
Selanjutnya
adalah harus berperilaku yang baik
dengan tetangga. Menjalin silaturrahim yang baik dengan tetangga, saling
membantu apabila tetangga butuh pertolongan.
Yang terakhir
yaitu menjadikan uang sebagai bahan
bakar kehidupan. Dalam hal ini
yang dimaksudkan uang untuk kehidupan adalah uang yang diperoleh dari pekerjaan
yang halal. Dibutuhkan adanya
pengendalian atas uang yang telah diperoleh, dapat membelanjakan uang dengan
bijaksana, menjauhi rentenir, dan yang terakhir adalah utamakan menabung tidak
mengutamakan hutang. Ketika telah mendapatkan uang dari hasil pekerjaan yang telah
dilakukan, maka sebaiknya harus puas dan rela atas pemberian Allah SWT. Rela
dan puas tersebut dimaksud dengan Qana’ah.
3. Muhasabah (Meneliti Diri Sendiri)
Dalam kehidupan
yang kita jalani sekarang, terdapat tiga komponen penting yang harus dilakukan untuk
menuju surga yaitu melakukan muhasabah, melakukan intropeksi, dan menghitung
diri kita sendiri.
Tiga komponen penting menuju surga tersebut bersumber
dari apa yang dicari dalam kehidupan sekarang?, kemana tujuan hidup kita?,
memahami makna hidup sekarang ini lewat tuntunan Allah SWT seiring dengan
perubahan dunia yang mudah berubah asalkan kita harus tetap sadar bahwa
semuanya seba sementara dan tidak akan lepas dari tangan kita. Demikian kurang lebih isi dari buku yang saya baca tentang bagaimana cara bersikap pada saat menuju pernikahaan hingga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah.
Semoga bermanfaat untuk kalian semuaaa :)
Buku selanjutnya yang akan saya post adalah tentang Double Your Brain Power. Buku tersebut berisi tentang bagaimana meningktakan daya ingat dengan menggunakan seluruh otak.
No comments:
Post a Comment
Terima Kasih sudah berkunjung di blog saya. Silahkan berkomentar dengan sopan. Dan semoga bermanfaat